Alhamdulillah semua rangkaian puncak ibadah haji sudah selesai. Pun begitu kami masih mempunyai waktu sekitar dua minggu di Mekkah. Kami kembali ke hotel dan melaksanakan kegiatan ibadah secara mandiri. Saat itu berada di hotel setelah beberapa hari tinggal di tenda Mina, rasanya sangat nyaman meskipun suhu di ruangan kamar saya keterlaluan, AC tidak bisa disetting, selaludi posisi angka 16 derajat celcius, astaghfirullah... Ada beberapa teknisi keluar masuk ruangan kamar hotel untuk maintenance, beberapa kali saya sampaikan kondisi AC ruangan saya tapi mereka bilang memang tidak bisa diubah, ya sudahlah... Saya jadi lebih sering keluar kamar hotel, sekedar menikmati kegiatan mencuci baju di rooftop hotel yang puanasnya luar biasa, jadi biasanya saya menunggu saat sunset yang indah banget, melihat pemandangan kota Mekkah dari atap hotel yang sangat indah. Disana pakaian dijemur di rooftop langsung kering dalam waktu hanya 30 menit, saking panasnya masha Allah... Bahkan hari terasa lebi...
Terimakasih masih membaca sampai part 5 ini, semoga Allah memberikan kesempatan terindah untuk merasakan kenikmatan beribadah di tanah suci suatu saat yang tepat... Merasakan vibes di Mekkah dan Madinah yang penuh keajaiban, aamiiin ya Allah... Bagian tulisan kali ini bercerita tentang puncak ibadah haji beberapa bulan lalu. Setelah melakukan berbagai persiapan fisik dan mental, tiba saatnya kami melaksanakan rangkaian ibadah yang sangat sakral di tanah suci, yaitu di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna). Persiapan Armuzna saat itu yang saya abadikan di Google Keep saya: *Agenda pembekalan Armuzna:* *A.Optimalisasi pelaksanaan haji sesuai sunnah Nabi* 1. Keutamaan 10 awal dzulhijjah 2. Tata kembali keikhlasan 3. Memanfaatkan waktu sebaik mungkin: berdoa, berdzikir dll 4. Melatih khusyu' 5. Haji Nabi Muhammad *B.Peralatan yang dibawa ketika Armuzna:* a.*Group:* 1. Pemanas air/rombongan 1 2. Kabel listrik dan colokan 3 kaki/regu 1 3. Tali tambang/regu 1b...