Bagian ini hanya sebagian cerita terindah yang sangat ingin saya abadikan sebagai pengingat diri, dengan harapan juga bisa berbagi pengalaman dan memberikan motivasi untuk siapapun yang telah meluangkan waktu berharganya untuk membaca tulisan saya Blessings in Disguise dari Part 1, agar selalu optimis bahwa undangan istimewa itu akan segera datang (lagi), dengan menjadi tamuNya di tanah suci dan bisa merasakan kedamaian, kenikmatan dan ketenangan hati seperti yang saya rasakan selama disana... Aamiiin... Kembali dari Mekkah saya tersadar, perjalanan Haji bersama ayah kemarin bukan sekedar perjalanan biasa... Perjalanan itu adalah perjalanan kembali, bukan hanya ke suatu tempat, tetapi kembali pada fitrah diri, dengan mensucikan diri meminta ampunanNya di bawah langit Ka'bah... Diantara jutaan tempat dengan hiruk pikuk urusan dunia yang sibuk sehingga waktu terasa berjalan sangat cepat di Bumi ini, hanya di Baitullah, saya bisa menemukan dunia dengan waktu yang berjalan lambat tanpa...
Setelah melalui perjalanan panjang menyelesaikan berbagai persiapan sebelum keberangkatan, melewati berbagai ujian kesabaran yang tenyata memberikan banyak sekali hikmah yang luar biasa dalam lebih menguatkan diri saya secara lahir dan batin untuk akhirnya dengan ridhoNya, bisa memenuhi panggilan suci dariNya ke Haramain, ke tanah suci Mekkah Madinah, ke Baitullah... Ya Allah, mimpikah aku?? Ya Allah... mampukah aku?? ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ Allahuakbar... Allahuakbar... Allahuakbar... Alhamdulillah... Rasanya hampir tidak percaya Senin sore itu, 26 Mei 2025 saya dan ayah sudah siap berada di dalam bus bersama rombongan calon jama'ah haji Kabupaten Temanggung kloter 86. Saya duduk bersebelahan dengan ayah saya. Kami sudah siap berangkat bersama rombongan 1. Sore itu ada 4 rombongan yang diberangkatkan, dengan masing-masing bus berisi 40 orang calon jama'ah haji yang berasal dari Kabupaten Temanggung, Wonosobo dan Kota Magelang. Melihat anak-anak saya dari kaca jendela bus, rasanya ingi...