Skip to main content

Day 25 - Mengarang -

Suatu hari, Ani dan Budi mengikuti sebuah lomba dengan penuh semangat. Lomba mencari kebahagiaan 😂🤭 Mereka sibuk melakukan banyak hal yg bisa membuat diri mereka bahagia. Mereka membeli barang2 yg mereka suka, makan makanan favorit mereka, pergi kemanapun yg mereka mau... Tak lupa, mereka selalu berbagi kebahagiaan di media sosial supaya banyak orang tau apapun yg mereka lakukan. Karena terlalu sibuk mencari penilaian, sampai mereka lupa baju kebahagiaan yg mereka pakai sobek dan ibu harus menjahitnya. Baju itu bermerk kesederhanaan. Belinya di toko kedamaian dan harganya membuat orang yg memakai merasa memiliki privacy yg mewah. Akhirnya, Ani dan Budi hanya meraih juara harapan dalam mencari kebahagiaan. Harapan dalam menjaga baju kebahagiaan mereka agar tidak sobek krn kesombongan diri dalam memamerkan baju kebahagiaannya. Itulah nasehat yg diberikan ibu saat menjahit baju kebahagiaan mereka. Merekapun menjadi juara, juara harapan ibu, supaya pandai menjaga privacy yg merupakan kemewahan yg sebenarnya wkwkkw 🤪 @30haribercerita #30hbc2525mengarang

Comments

Popular posts from this blog

Manfaatkan Masa Mudamu dengan Cerdas, Wake Up Young Generations!

Here I'm going to write at a glance about you, young generations, the youth of the nation... This writing is especially dedicated for my students :)

Zonasi oh Zonasi

Entah akan saya mulai darimana tulisan ini, beberapa patah kata yang mengalir menjadi uneg-uneg mengenai sistem pendidikan di negara ini. Pun begitu, tak akan kehilangan harapan meski berkali-kali berganti menteri pendidikan, berganti sistem pendidikan dan segala kebijakannya... Stay on track!! Tidak akan membahas berbagai kebijakan yang ada, karena akan rumit mehamaminya, satu hal yang saya berusaha yakinkan pada diri sendiri adalah semua kebijakan diambil untuk kebaikan dan sudah melalui berbagai tahap proses penelitian sehingga menjadi sebuah kebijakan yang dapat diterapkan, meski kadang seperti 'trial and error'... Sampai pada suatu titik trending di sebuah sosial media, dan ironisnya mereka yang ramai sebagian besar adalah para pendidik (guru dan orang tua) yang beradu pendapat mengenai sebuah kebijakan sistem pendidikan yang cukup signifikan menjadi "titik perubahan" saat ini... Banyak candaan yang menyentil kebijakan itu misalnya, "Tuntutlah ilmu sampai...

Puluhan Hantu Sawah Bertebaran di Sekolah Kami

SMK Negeri Bansari Hari Ulang Tahun SMK Negeri Bansari ke VII ini kami mencoba memperkenalkan diri melalui kegiatan Festival Memedi Sawah Temanggung 2015.  SMK Negeri Bansari yang terletak di Dusun Putihan, Campuranom Bansari mempunyai pemandangan yang sangat memanjakan mata kita. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Bansari memiliki kompetensi keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura, yang merupakan wujud perhatian Pemerintah Kabupaten Temanggung untuk masyarakat khususnya Kecamatan Bansari dimana sebagian besar penduduknya bermata pencaharian petani. Dengan adanya SMK Negeri Bansari diharapkan mampu menampung tamatan SMP yang masih rentan putus sekolah untuk melanjutkan pada jenjang sekolah menengah kejururuan. Salah satu hal yang tidak dapat dipungkiri bahwa bidang pertanian merupakan salah satu penghasilan utama perekonomian masyarakat Bansari. Dengan adanya kebijakan pemerintah tentang impor hasil pertanian maka akan semakin menyulitkan bagi petani. Sud...