Skip to main content

Day 06 - Childhood Pleasure (Part 2)

Salah satu kebahagiaan yang paling indah adalah masa kecil, saat masih belum memiliki dosa. Pikiran mengalir ringan seringan kapas tanpa beban. Badan masih sangat penuh energi dan hampir tidak mengenal rasa capek, apalagi capek batin 🤭 Setiap hari dijalani dg tanpa rencana namun selalu meninggalkan kenangan indah. Berlari dan tertawa lepas...


Menikmati dunia permainan petak umpet bersama teman2 sampai bertukar baju untuk mengecoh teman yg sedang bingung mencari 🤣 Bermain rumah2an dg menggelar selimut di bawah meja makan bahkan rumah2an dari tanah di halaman rumah, mendesain ruangan rumah dan berkhayal dg cerita2 yg monoton 😂 Bermain masak2an, mengumpulkan dan memotong2 dedaunan bahkan kadang menyalakan api sungguhan meskipun kompornya hanya batu bata yg disusun dan diberi kayu seadanya... Bermain peran sebagai penjual dan pelanggan resto, bahkan bermain sekolah2an 😍 Bermain bola bekel, dakon, kartu remi, permainan tradisional seperti jamuran, lompatan karet, bahkan mencari ikan menyusuri sungai penuh bebatuan dan sawah yg sedang dipersiapkan untuk menanam padi. Saking bahagianya sampai tidak paham yg ditangkap adalah kecebong krn tumbuh kaki setelah beberapa hari dipelihara di toples 🤣 Namun petualangan2 itu sudah jarang terjadi pada sebagian besar anak2 jaman sekarang. Kemajuan teknologi yg pesat memanjakan mereka sejak dini, lebih asyik sendiri dg gadget, senjata orangtua ketika anak rewel. Bahkan sering terlihat saat berkumpul dg teman2 sepermainan mereka sibuk sendiri2 dg gadget masing2 dan tidak peduli dg lingkungan sekitar. Entah apa yg mereka tonton/mainkan, bahkan bebas mengakses media sosial tanpa filter dan pendampingan ortu 😫 Banyak akses informasi yg belum saatnya mereka ketahui sehingga dipaksa menjadi dewasa lebih cepat, bahkan berani pacaran 😭 Belum lagi konten2 kekerasan dan p*rnografi yg merusak otak/cara berpikir, kebiasaan hidup nyaman dg gadget membuat tidak mempunyai resiliensi, daya juang rendah mudah menyerah... Mari kembalikan masa kecil mereka, batasi screen time, berpetualang di alam nyata bukan maya, agar bertumbuh jd pribadi yg bijak dan berkarakter.
@30haribercerita #30hbc2506

Comments

Popular posts from this blog

Blessings in Disguise (Part 1) - Convincing Myself

Perjalanan itu masih terasa bagaikan mimpi, benar-benar tidak pernah menyangka sebelumnya, Allah mengubah hari saya yang paling menyedihkan pada tanggal 3 Agustus 2021, saat saya harus kehilangan sesosok wanita yang luar biasa, yang telah berjuang melahirkan saya, mengenalkan saya pada dunia, wanita yang dengan lelah dan jerih payah mendidik dan membesarkan saya, seseorang yang paling memahami saya lebih dari siapapun, seseorang yang doa-doanya selama ini sangat berarti untuk kehidupan saya, Mama... seseorang yang ternyata mengantarkan saya untuk menerima kado terindah seumur hidup saya dari Allah pada hari ulang tahun saya pada 26 Juni 2025 lalu. Ya Allah... Subhanallah, walhamdulillah, wala'ilaha'ilallah wallahuakbar... Mohon berikan tempat terindah untuk mamaku Ipah Gamar Binti Hamid Muhammad Alaydrus ya Allah, ampuni segala dosa-dosanya, jauhkanlah beliau dari siksa kubur dan api neraka, terimalah Badal Haji beliau, tempatkan beliau di surgaMu yang terindah ya Allah... Aami...

Blessings in Disguise (Part 2) - The Hardest Part

Makin deg-degan rasanya keberangkatan itu semakin dekat... Banyak persiapan yang sudah saya lakukan, seperti belanja pernak pernik kebutuhan haji, mengambil koper besar dan kecil di PLHUT, mengurus Badal Haji mama, sampai gathering calon jama'ah haji di Magelang. Meski begitu selalu rasanya masih ada saja yang belum atau kurang, mengurus ATM VISA saja juga belum sempat saya lakukan, padahal saya hanya memiliki uang SAR (Riyal) sedikit itupun terima kasih sekali sudah sangat terbantu teman kantor yang orangtuanya tahun lalu pergi haji dan masih mempunyai sisa uang SAR. Dua minggu sebelum keberangkatan, tiba saatnya kami menghadiri manasik terakhir di KBIHU yaitu pelepasan calon jama'ah haji. Disana, kami mendapatkan tanda identitas KBIHU, tanda identitas koper besar dan kecil dengan nama kami, tas ransel, sampai mendaftarkan paket internet untuk selama di tanah suci. Kami berkumpul dengan regu masing-masing untuk berkoordinasi karena kemungkinan kami akan menjadi satu kamar atau...

Life was much easier when Apple and Blackberry were just fruits ;)

Pernah membaca tulisan kocak seperti judul di atas di sebuah sosial media, dan mungkin hal itu tidak berlaku untuk sebagian orang, karena 'buah-buahan' itu sudah menjadi 'passion' mereka :D Tidak usah mengulas panjang lebar tentang buah-buahan itu, cukup konsumsi saja setiap hari untuk 'lebih sehat' pastinya, hehehehe ;) Nah, apa yang terjadi jika 'buah-buahan' itu dan teman-temannya dikonsumsi secara berlebihan? Jawabannya bisa kita lihat, amati dengan santaiiiii di sekitar kita ;) Tengok kanan, tengok kiri, depan dan belakang, apa yang orang-orang pegang di tangannya sehingga mereka lupa di sekitar mereka ada orang yang dekat dan nyata? Dari muda sampai tua semuanya doyan 'buah-buahan' itu, bahkan tanpa dikunyah :D :D Bagaimana mau mengunyah, karena asyiknya sampai kadang lupa waktu, dibuat lumrah sajalah, kita hidup di era digital, di mana setiap orang sekarang tidak bisa hidup tanpa 'buah-buahan' itu... Era komunikasi tela...