Skip to main content

Day 18 - Percakapan -

"Hey, tahukah kamu ada sebuah penyakit hati yang paling mengerikan?" Aku menjawab, "Apa, sombong?" "Lebih buruk dari itu". Lalu aku berpikir sambil lalu, seakan menganggap hal itu tidak penting. " Hey... Jangan di skip! Baca, Lia!" Duh, apa sih maksa2... Banyak reels yg ringan2 menghibur ngapain baca tulisan panjang banget gitu, niatku scrolling IG kan cm buat cari2 hiburan aja disela2 kesibukan posting status 😂 "Serius ini..." "OK, I'm all ears... " "Pernah gak, saat kamu berhasil merasa bangga sm dirimu sendiri, memuji diri sendiri dan berpikir bahwa semua karena usahamu sendiri (faktor internal)?" "Pernah juga gak, saat kamu gagal, kamu selalu berpikir menyalahkan sesuatu yg ada di luar dirimu (faktor eksternal) yg tidak beres atau apalah?" Sadar tidak kalau jawabanmu iya, kamu sudah terkena penyakit parah itu? 😰 "Self-serving bias adalah kecenderungan seseorang untuk menyalahkan faktor eksternal ketika mengalami kegagalan, dan memuji diri sendiri ketika berhasil. Self-serving bias merupakan bentuk bias kognitif yang dapat mendistorsi persepsi diri dan kemampuan untuk merenungkan hasil negatif." Ini kata AI nya mbah Google. Penyakit ini konon membuat seseorang sulit mengakui kekurangan dan kelemahan diri sendiri, membuat seseorang sulit melakukan introspeksi diri dan membuat seseorang tidak mau belajar dari kesalahan. Jarang banget deep talk yg positif sm diri sendiri sehingga tidak bs berpikir objektif. "Duh berarti kita gak perlu nyalah2in orang lain atau apapun yg di luar kendali diri kita ya, tapi lebih melihat ke dalam diri sendiri?" Dalam lamunan aku teringat kata2 "Apapun yg terjadi itu sudah ketetapanNya. Hal yg mengubah hidup kita hanyalah bagaimana cara kita menyikapinya." Today, I am letting go of anything I cannot change. Yet all I can change is my thoughts and attitude towards the difficulties. @30haribercerita #30hbc2518percakapan

Comments

Popular posts from this blog

Blessings in Disguise (Part 1) - Convincing Myself

Perjalanan itu masih terasa bagaikan mimpi, benar-benar tidak pernah menyangka sebelumnya, Allah mengubah hari saya yang paling menyedihkan pada tanggal 3 Agustus 2021, saat saya harus kehilangan sesosok wanita yang luar biasa, yang telah berjuang melahirkan saya, mengenalkan saya pada dunia, wanita yang dengan lelah dan jerih payah mendidik dan membesarkan saya, seseorang yang paling memahami saya lebih dari siapapun, seseorang yang doa-doanya selama ini sangat berarti untuk kehidupan saya, Mama... seseorang yang ternyata mengantarkan saya untuk menerima kado terindah seumur hidup saya dari Allah pada hari ulang tahun saya pada 26 Juni 2025 lalu. Ya Allah... Subhanallah, walhamdulillah, wala'ilaha'ilallah wallahuakbar... Mohon berikan tempat terindah untuk mamaku Ipah Gamar Binti Hamid Muhammad Alaydrus ya Allah, ampuni segala dosa-dosanya, jauhkanlah beliau dari siksa kubur dan api neraka, terimalah Badal Haji beliau, tempatkan beliau di surgaMu yang terindah ya Allah... Aami...

Blessings in Disguise (Part 2) - The Hardest Part

Makin deg-degan rasanya keberangkatan itu semakin dekat... Banyak persiapan yang sudah saya lakukan, seperti belanja pernak pernik kebutuhan haji, mengambil koper besar dan kecil di PLHUT, mengurus Badal Haji mama, sampai gathering calon jama'ah haji di Magelang. Meski begitu selalu rasanya masih ada saja yang belum atau kurang, mengurus ATM VISA saja juga belum sempat saya lakukan, padahal saya hanya memiliki uang SAR (Riyal) sedikit itupun terima kasih sekali sudah sangat terbantu teman kantor yang orangtuanya tahun lalu pergi haji dan masih mempunyai sisa uang SAR. Dua minggu sebelum keberangkatan, tiba saatnya kami menghadiri manasik terakhir di KBIHU yaitu pelepasan calon jama'ah haji. Disana, kami mendapatkan tanda identitas KBIHU, tanda identitas koper besar dan kecil dengan nama kami, tas ransel, sampai mendaftarkan paket internet untuk selama di tanah suci. Kami berkumpul dengan regu masing-masing untuk berkoordinasi karena kemungkinan kami akan menjadi satu kamar atau...

Life was much easier when Apple and Blackberry were just fruits ;)

Pernah membaca tulisan kocak seperti judul di atas di sebuah sosial media, dan mungkin hal itu tidak berlaku untuk sebagian orang, karena 'buah-buahan' itu sudah menjadi 'passion' mereka :D Tidak usah mengulas panjang lebar tentang buah-buahan itu, cukup konsumsi saja setiap hari untuk 'lebih sehat' pastinya, hehehehe ;) Nah, apa yang terjadi jika 'buah-buahan' itu dan teman-temannya dikonsumsi secara berlebihan? Jawabannya bisa kita lihat, amati dengan santaiiiii di sekitar kita ;) Tengok kanan, tengok kiri, depan dan belakang, apa yang orang-orang pegang di tangannya sehingga mereka lupa di sekitar mereka ada orang yang dekat dan nyata? Dari muda sampai tua semuanya doyan 'buah-buahan' itu, bahkan tanpa dikunyah :D :D Bagaimana mau mengunyah, karena asyiknya sampai kadang lupa waktu, dibuat lumrah sajalah, kita hidup di era digital, di mana setiap orang sekarang tidak bisa hidup tanpa 'buah-buahan' itu... Era komunikasi tela...