"Hey, tahukah kamu ada sebuah penyakit hati yang paling mengerikan?" Aku menjawab, "Apa, sombong?"
"Lebih buruk dari itu". Lalu aku berpikir sambil lalu, seakan menganggap hal itu tidak penting.
" Hey... Jangan di skip! Baca, Lia!"
Duh, apa sih maksa2... Banyak reels yg ringan2 menghibur ngapain baca tulisan panjang banget gitu, niatku scrolling IG kan cm buat cari2 hiburan aja disela2 kesibukan posting status 😂
"Serius ini..."
"OK, I'm all ears... "
"Pernah gak, saat kamu berhasil merasa bangga sm dirimu sendiri, memuji diri sendiri dan berpikir bahwa semua karena usahamu sendiri (faktor internal)?"
"Pernah juga gak, saat kamu gagal, kamu selalu berpikir menyalahkan sesuatu yg ada di luar dirimu (faktor eksternal) yg tidak beres atau apalah?"
Sadar tidak kalau jawabanmu iya, kamu sudah terkena penyakit parah itu? 😰
"Self-serving bias adalah kecenderungan seseorang untuk menyalahkan faktor eksternal ketika mengalami kegagalan, dan memuji diri sendiri ketika berhasil. Self-serving bias merupakan bentuk bias kognitif yang dapat mendistorsi persepsi diri dan kemampuan untuk merenungkan hasil negatif." Ini kata AI nya mbah Google.
Penyakit ini konon membuat seseorang sulit mengakui kekurangan dan kelemahan diri sendiri, membuat seseorang sulit melakukan introspeksi diri dan membuat seseorang tidak mau belajar dari kesalahan. Jarang banget deep talk yg positif sm diri sendiri sehingga tidak bs berpikir objektif.
"Duh berarti kita gak perlu nyalah2in orang lain atau apapun yg di luar kendali diri kita ya, tapi lebih melihat ke dalam diri sendiri?"
Dalam lamunan aku teringat kata2 "Apapun yg terjadi itu sudah ketetapanNya. Hal yg mengubah hidup kita hanyalah bagaimana cara kita menyikapinya."
Today, I am letting go of anything I cannot change. Yet all I can change is my thoughts and attitude towards the difficulties.
@30haribercerita
#30hbc2518percakapan
Perjalanan itu masih terasa bagaikan mimpi, benar-benar tidak pernah menyangka sebelumnya, Allah mengubah hari saya yang paling menyedihkan pada tanggal 3 Agustus 2021, saat saya harus kehilangan sesosok wanita yang luar biasa, yang telah berjuang melahirkan saya, mengenalkan saya pada dunia, wanita yang dengan lelah dan jerih payah mendidik dan membesarkan saya, seseorang yang paling memahami saya lebih dari siapapun, seseorang yang doa-doanya selama ini sangat berarti untuk kehidupan saya, Mama... seseorang yang ternyata mengantarkan saya untuk menerima kado terindah seumur hidup saya dari Allah pada hari ulang tahun saya pada 26 Juni 2025 lalu. Ya Allah... Subhanallah, walhamdulillah, wala'ilaha'ilallah wallahuakbar... Mohon berikan tempat terindah untuk mamaku Ipah Gamar Binti Hamid Muhammad Alaydrus ya Allah, ampuni segala dosa-dosanya, jauhkanlah beliau dari siksa kubur dan api neraka, terimalah Badal Haji beliau, tempatkan beliau di surgaMu yang terindah ya Allah... Aami...
Comments
Post a Comment