Skip to main content

Day 26 - Traveling Impian -

Hari itu aku melangkah keluar dari bandara Heathrow dengan senyum lebar. Udara dingin khas London langsung menyapa wajahku. Aku masih sulit percaya bahwa akhirnya aku berada di kota impianku! Dg koper di tangan, aku menaiki taksi hitam khas London dan menuju Big Ben, landmark yang selalu kulihat di buku dan film. Saat tiba, aku terpukau melihat menara jam megah itu berdiri gagah di tepi Sungai Thames. Aku segera mengeluarkan ponsel dan berfoto dengan penuh semangat. Setelah itu, aku berjalan ke Westminster Abbey dan menyusuri jalanan berbatu yang klasik, benar-benar seperti di cerita dongeng! Tidak puas hanya berjalan kaki, aku naik bus tingkat merah menuju Tower Bridge. Dari atas, aku bisa melihat pemandangan kota yang begitu indah. Bangunan2 tua berpadu dengan modernitas, memberikan kesan yg unik dan menawan. Aku jg mampir ke Buckingham Palace, berharap bisa melihat pergantian penjaga yg terkenal itu. Malam harinya, aku duduk di dekat London Eye, menikmati gemerlap lampu kota sambil menyeruput secangkir teh hangat. Suasana begitu magis, aku merasa seperti benar2 berada di dunia yg berbeda. Tiba2, suara alarm berbunyi nyaring. Aku membuka mata dan menyadari… aku masih di kamarku. Semua hanya mimpi! Aku tersenyum kecil, meski sedikit kecewa, tetapi hatiku masih dipenuhi kebahagiaan. Suatu hari nanti, aku yakin akan benar2 menginjakkan kaki di kota impianku: London 🤪😍 @30haribercerita #30hbc2526rapel

Comments

Popular posts from this blog

Blessings in Disguise (Part 1) - Convincing Myself

Perjalanan itu masih terasa bagaikan mimpi, benar-benar tidak pernah menyangka sebelumnya, Allah mengubah hari saya yang paling menyedihkan pada tanggal 3 Agustus 2021, saat saya harus kehilangan sesosok wanita yang luar biasa, yang telah berjuang melahirkan saya, mengenalkan saya pada dunia, wanita yang dengan lelah dan jerih payah mendidik dan membesarkan saya, seseorang yang paling memahami saya lebih dari siapapun, seseorang yang doa-doanya selama ini sangat berarti untuk kehidupan saya, Mama... seseorang yang ternyata mengantarkan saya untuk menerima kado terindah seumur hidup saya dari Allah pada hari ulang tahun saya pada 26 Juni 2025 lalu. Ya Allah... Subhanallah, walhamdulillah, wala'ilaha'ilallah wallahuakbar... Mohon berikan tempat terindah untuk mamaku Ipah Gamar Binti Hamid Muhammad Alaydrus ya Allah, ampuni segala dosa-dosanya, jauhkanlah beliau dari siksa kubur dan api neraka, terimalah Badal Haji beliau, tempatkan beliau di surgaMu yang terindah ya Allah... Aami...

Blessings in Disguise (Part 2) - The Hardest Part

Makin deg-degan rasanya keberangkatan itu semakin dekat... Banyak persiapan yang sudah saya lakukan, seperti belanja pernak pernik kebutuhan haji, mengambil koper besar dan kecil di PLHUT, mengurus Badal Haji mama, sampai gathering calon jama'ah haji di Magelang. Meski begitu selalu rasanya masih ada saja yang belum atau kurang, mengurus ATM VISA saja juga belum sempat saya lakukan, padahal saya hanya memiliki uang SAR (Riyal) sedikit itupun terima kasih sekali sudah sangat terbantu teman kantor yang orangtuanya tahun lalu pergi haji dan masih mempunyai sisa uang SAR. Dua minggu sebelum keberangkatan, tiba saatnya kami menghadiri manasik terakhir di KBIHU yaitu pelepasan calon jama'ah haji. Disana, kami mendapatkan tanda identitas KBIHU, tanda identitas koper besar dan kecil dengan nama kami, tas ransel, sampai mendaftarkan paket internet untuk selama di tanah suci. Kami berkumpul dengan regu masing-masing untuk berkoordinasi karena kemungkinan kami akan menjadi satu kamar atau...

Life was much easier when Apple and Blackberry were just fruits ;)

Pernah membaca tulisan kocak seperti judul di atas di sebuah sosial media, dan mungkin hal itu tidak berlaku untuk sebagian orang, karena 'buah-buahan' itu sudah menjadi 'passion' mereka :D Tidak usah mengulas panjang lebar tentang buah-buahan itu, cukup konsumsi saja setiap hari untuk 'lebih sehat' pastinya, hehehehe ;) Nah, apa yang terjadi jika 'buah-buahan' itu dan teman-temannya dikonsumsi secara berlebihan? Jawabannya bisa kita lihat, amati dengan santaiiiii di sekitar kita ;) Tengok kanan, tengok kiri, depan dan belakang, apa yang orang-orang pegang di tangannya sehingga mereka lupa di sekitar mereka ada orang yang dekat dan nyata? Dari muda sampai tua semuanya doyan 'buah-buahan' itu, bahkan tanpa dikunyah :D :D Bagaimana mau mengunyah, karena asyiknya sampai kadang lupa waktu, dibuat lumrah sajalah, kita hidup di era digital, di mana setiap orang sekarang tidak bisa hidup tanpa 'buah-buahan' itu... Era komunikasi tela...